Selasa, 21 Oktober 2014

10 Grup HipHop Indonesia yang Patut di Highlight

Bertahun-tahun musik hiphop hidup dan berkembang di Indonesia. Sampai sekarang kita semua pasti sering melihat berbagai penampilan grup hiphop di berbagai acara televisi, panggung hiburan sampe yang muncul di berbagai media massa. Dari sekian banyak grup hiphop di Indonesia, ada beberapa grup yang patut di highlight.

Mereka membuat karya yang original, tidak serta merta mengcopy paste gaya rapper dan musik luar negeri. Bahkan lebih dari itu, mereka membuat musik menjadi media penyampai pesan pada masyarakat.

Grup-grup itu diantaranya

1.Homicide


Grup asal Bandung ini pasti sudah banyak yang tahu. Berdiri tahun 1994 dengan personil Ucok, Azis, Lephe dan DJ E penampilan mereka membuat mata pendengar music [tak hanya hiphop] terbelalak. Lirik-lirik yang diusung adalah kritik pedas, dengan aransemen beat yang luar biasa. Motor dari grup ini adalah Ucok Homicide yang memang kerap terjun sebagai seniman dan ‘pejuang’.

Dalam beberapa aransemennya, Homicide tampil beda dengan grup hiphop kebanyakan dengan menambahkan elemen gitar bahkan full band set. Rilisan dan merchandise band ini begitu banyak diburu hingga pada tahun 2007 Homicide membubarkan diri. Meskipun sudah bubar, api semangat perlawanan yang dikobarkan Homicide tak akan pernah padam.

Influence: The Last Poets, Gil Scott Heron, Fela Kuti, Marvin Gaye, Stevie Wonder, Prince, Curtis Mayfield, James Brown, Public Enemy, Rakim, EPMD, BDP, Run DMC, Gangstarr, Ice Cube, N.W.A., Organized Konfusion, Company Flow, Cannibal Ox, Minor Threat, Black Flag, Bad Brains, Negative Approach, Inside Out, Refused, As Friends Rust, Seein Red, Amebix, His Hero Is Gone, From Ashes Rise, Catharsis, Godflesh, Neurosis, Isis, Merzbow, Boredom, Throbbing Gristle, This Heat, Einsturzende Neubauten, John Zorn, Godspeed You! Black Emperor, Fugazi, My Bloody Valentine, Mogwai, Portishead, Black Sabbath, Slayer, Carcass, Napalm Death, Brutal Truth, Terrorizer, Suffocation, Nasum.

Hits single: Semiotika Rajatega, They School, Rima Ababil, Puritan.

2.Cronik


Yang satu in juga berasal dari Bandung. Berawal dari street Hiphop di kawasan Dago, Cronik menjadi salah satu grup hiphop yang mewarnai dunia music tanah air. Lebih menonjolkan scratch dalam musikalitas dengan lirik-lirik yang tidak cheesy.
Personil DJ SCRATCHY, DJ E-ONE, MC DA BOZZO, MC ELICK, MC ROCZEE

Influence: DJ Kool Herc, Grandmaster Flash, Grand Wizard Theodore, Grand Mixer DXT, DJ Scratch, DJ A-Trak,DJ PREMIER,JURASSIC 5,DJ BABU,JERU DAMAJA,NON PHIXION,PETE ROCK,PEOPLE UNDER STAIR,DILATED PEOpLEs,MIX MASTER MIKE,RUN DMC,NWA,7 L,EL P,DEFJUX,ATMOSPHERE,BROTHER ALI,CRONIK,HOMICIDE,D ARMY,DAMIEN MARLEY,DJ SHADOW,D STYLE,DJ Q BERT,ORGANIZED CONFUSION,PEANUTS BUTTER WOLF,DJ CZA(AHLI FIQR),TEH TARIK CREW,AFU RA,DALEK,PORTISHEAD,MF DOOM,HATE BREAD,PENDULUM,DILLINJA,KANYE WEST,ARSONIST,Dj ziNC,bIrdY nAM naM,JEdI miND TRicKS,BIG PuN,NEPTUNES,JUST BLAZE,PETE ROCK,JIN,LOOPTROOP,LA COKA NOSTRA,CYPRESS HILL,NEcRO,

Hit single: Dendang Duka Pasca Murka,

3. D Army

Grup asal Bandung yang dimotori oleh Gaya [MC], Ghettorude [MC] dan Jay [Beat Artilery] ini menambah warna grup hiphop yang wajib di highlight di kancah musik hiphop Indonesia. Dibawah bendera Remains Record grup ini sempat menelurkan hits-hits yang luar biasa. Beberapa diantaranya adalah ‘2+1 Peluru’, ‘Alas Tanah’ dan ‘Pusaka dan Batu Nisan’.

4. Eye Feel Six

Dimotori oleh Soul Killa (MC) Mind Freeza (MC) DJ Amer (Beat Maker) bisa jadi grup ini adalah reinkarnasi dari vakumnya D Army. Musikalitas mereka banyak terinfluence oleh PUBLIC ENEMY,HOUSE OF PAIN,ONYX,NECRO,RUN DMC,CYPRESSHILL,DALEK,Immortal Technique,Ill Bill,Jedi Mind Trick,hingga grup hardcore macam RYKERS,Downset,Hatebreed, dan band punk Exploited.
Single mereka yang cukup terkenal adalah Irama Jiwa dan Eye Feel Six

5. Angkatan Udara

ANGKATAN UDARA (A.U) terbentuk di akhir tahun 1999. Terdiri atas 4 orang personil. Awalnya A.U berusaha menawarkan alternatif musik elektronik yang bisa dinikmati di panggung – panggung kecil acara 17-an atau panggung- panggung kampus dan sekolahan, Beat elektronik yang diselingi rapping 2 orang Mc’s merupakan bahasa yang kami terjemahkan ke dalam areal musikal. A.U lahir dari stagnasi rutinitas keseharian Jakarta yang begitu terpola. Lantas kami mencoba untuk out of pattern.

Kesibukan masing – masing individu untuk berkompromi dengan hidup membuat A.U menjadi lebih fleksibel dalam hal bermusik. Artinya , sejak tahun 2001 A.U tidak lagi mempunyai personel tetap selain seorang DJ dan seorang MC. A.U menjadi semakin terbuka dengan varian genre musik, sebab kerapkali melibatkan musisi dari aliran musik yang berbeda seperti Tradisi, Jazz, Blues , Rock, Soul, Reggae, serta musik elektonik sendiri.

Atmosfer seperti ini membuat fungsi sosial A.U bergeser menjadi suatu bentuk kolektif musik. A.U merupakan pemberontakan atas pola kehidupan Jakarta yang semakin seragam, paling tidak kami berusaha menawarkan kontradiksi ketika semua telinga mendengarkan opini yang sama. Musik merupakan sebuah proses pembelajaran untuk mencerna realitas hidup. Seperti perjalanan yang kami alami, ketika sebuah ide sederhana untuk memainkan music Rap ( DJ & MC ) membawa kami menuju pintu eksplorasi musik yang lebih luas lagi, sewaktu Rap harus bersinggungan dengan genre musik lain. Kesadaran inilah yang memotivasi A.U untuk terus bereksplorasi dan terbuka dengan semua jenis aliran musik. Hidup tanpa alternatif akan menjadi buntu. Angkatan Udara mencoba menawarkan ruang alternaitf baru dalam menterjemahkan realitas sosial Jakarta yang semakin kompleks.

=DISCOGRAPHY= • “ Pecundang “ ( kompilasi Berontak volume 2 / Rontak Records ) 2002 • “ N****** lah A***** lo “ ( kompilasi Kampus 24 jam non stop / IKJ Records ) 2003 • Workshop Video Musik – GOETHE INSTITUTE ( Video Clip “ Pecundang “ / Ruang Rupa ) 2004 •

6. Modus Operandi


Grup asal Semarang yang berdiri tahun 2002 ini mencampurkan beat gahar yang dipadu lirik pedas dari MC Quatro. Scratch dari DJ Killa semakin menguatkan musikalitas grup ini. Mendengar grup ini saya selalu teringat dengan Non Phixion, grup Hip Hop asal Amerika.

Sayang, gaung grup ini lama tak terdengar. Namun hits single mereka seperti ‘Narcisis’, ‘Kudeta’, ‘Interogasi’, ‘Insomnia’ dan ‘Armada Aksara’ jelas tidak bisa dipandang sebelah mata.

7. Molothuvz

Grup ini menyebut dirinya sebagai Jurnal kollektive exsperimental-ishm Rapp/hiphop posse. Liriknya dalam dan musikalitasnya unik. Pernah berkolaborasi dengan grup The Paps dari Bandung.

Beberapa rilisannya adalah : Najist anarko ( Punk Hiphop - 1996 ) Damaja click ( Lyricist-jeepbeats 1998 - 1999 ) Bootsouljah ( Hororcore Hiphop 1999 - 2001 ) Sound da clan ( minoraptaz album - 2000 ) City document ( Hiphop jazz - 2004 ) Madrotter ( 18 sling-shot mixtapes ) -- Track record: 1st albums: Love&Rezpect contains 13 trackz ( 2005 Released by napi records ) Under-construction soundbombing project.. "F.B.B. Vol.1" Deepsmoke mixtape project ( 2008 )

8. Rotra

Grup asal Kota Gudeg ini dimotori oleh Rajapati dan Gantas. Dari keinginan untuk membentuk sebuah grup rap akhirnya terwujud, bersamaan dengan akan dirilisnya album kompilasi Provokateur (2001), dengan bantuan Calludra mereka mempersiapkan single, untuk diikutsertakan dalam album kompilasi tersebut, kemudian... - 1 lagu demo judul Versus masuk di Kompilasi Provokateur th 2001

Awal th 2002 Adhitama mengundurkan diri - pertengahan th 2003 Gantas eks Calludra bergabung serta dibantu additional dj (DJ Seno) - Gantas pernah menjadi anggota grup NFA (1995) Geronimo Rapper Crew (1996) G-Tribe (1996-1999) Calludra (1999-2003).
Gantas juga menjadi music director di album : 1. Kompilasi Perang Rap (2001) dg single hits: Dobrak 2. Wisha Edutainment (2003) dg single hits: Serasa, Ala Reggae
3. Brotherhood (2003) Lagu: Salahkah 4. Oka (2004) Lagu: Mad Music 5. The Garis Keras Project (2004) 6. Xcalibur (2005) 7. Rapvolusi (2006) Lagu: Fu Clan, Jagal Pabu, Tentang Sahabat 8. Poetry Battle Jogja Hip-Hop Foundation (2007)

Hits single: Ngelmu Pring, Ora Cucul Ora Ngebul dan banyak lagi.
Yang istimewa, lagu-lagu Rotra kebanyakan didominasi oleh lirik berbahasa Jawa.

9. BSK


Salah satu grup Hiphop dari Semarang yangkerap tampil sepanggung bersama ModusOperandi ini membawa spirit graffiti, flatland dan sablon dalam musikalitasnya. Penampilannya selalu unik dan kadang diwarnai dengan semburan api dari aerosol yang dibakar.

Motor dari grup ini adalah Rayap, Hace, Mowo dan DJ Killa. Dibantu oleh Quatro dibeberapa track seperti ‘ArtCrime’ yang menceritakan tentang seni vandalisme graffiti. Single-single lainnya seperti Blacklist dan Goresan juga mencerminkan bila Indonesia memiliki grup hiphop yang tidak biasa.

10. Sundanis

Merasa peduli akan budaya Sunda, salah satu personil D Army, Ghettorude mendirikan grup HipHop Sundanis. Sesuai prinsipnya, lirik lagu di grup ini akan didominasi lirik Bahasa Sunda. Bahkan tak jarang grup ini tampil berkolaborasi dengan grup kesenian Sunda.
Hits single: Awewe Geulis, Kamana Atuh Gaya.

HOMICIDE

Interview Ucok


Ucok (Homicide) PDF  | Print |  E-mail
INTERROGATIONS & INTERVIEWS




Morgue Vanguard, M.V. atau lebih dikenal dengan Ucok. Sumpah serapah dan kegelisahannya sudah tertumpahkan pada lirik-lirknya yang menyerang neo-liberalisme, konsumerisme dan konstalasi perpolitikan internasional bersama dialektika dan analagi-analoginya yang cerdas (“Berkomposisi bak Guantanamo sekolosal mega-orkestra Steve Albini..”) bersama grup hiphopnya seminal-nya, Homicide (yang sudah bubar pada tahun 2007). Statusnya sebagai seorang yang cukup notorious, tidak hanya di skena hiphop itu sendiri, tapi di industri musik Indonesia (album Nekrophone Days masuk 150 album terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia). Mari kita simak interview kita dengan MC/beatmaker/lyricist yang rekor golputnya belum terpecahkan ini..
Pendapat lo tentang musik hip-hop yang hanya dianggap musik ‘digging’ yang selalu mengambil sampling-sampling dari CD/kaset/plat album-album lama? Sebenarnya permasalahannya bukan masalah diggingnya, tapi lebih ke masalah samplingnya. Ada juga DJ yang ga digging, jadi musik yang dia dapet, dia kemas ulang. Dan ada juga yang emang sengaja digging. Biasanya produser-produser yang nyari source-source musik lama itu materinya lebih bagus. Bandingin aja si Madlib ama DJ Krush, kalo DJ Krush  lebih sedapetnya, sebagian bikin, trus tambahin synth, tapi tetap sampling. Kalo Madlib dia pure, jadi dalam satu lagu itu dia bisa sampling 10 lagu orang lain. Itu kan beda. Tapi mun ceuk urang (Kalo kata Gua sih) mah hiphop itu bukan di permasalahan diggingnya, tapi lebih bagaimana buat sesuatu yg baru dari barang-barang bekas yang udah ada. Filosofinya mah sebenernya filosofi lama, postmodern lama, jadi buat sesuatu yang baru dari yang lama.
Pas jaman si Afrika Bambata sama Kurtis Blow sampling tuh masih legal banget, lu bebas mo sampling apapun… sekarang gimana sih kondisi hukumnya? Nah itu dia! Gua ga tau yah kenapa sekarang si Madlib kok bisa sample lagu-lagu lama.. Mungkin dia indie, atau juga punya duit banyak. Karena permasalahannya semenjak 1991-1992 ada undang-undang sample itu, jadi itu merubah semuanya. Contohnya coba aja Lu denger album Public Enemy sebelum ’92 dengan yang sesudah ’92. Ambil aja yang paling kaya sample itu Fear Of A Black Planet. Itu satu lagu aja bisa sampling 20 lagu anjing gandeng pisan! Brengsek tuh! Hahaha. Saking banyaknya sample gatau itu sampling dari mana?!  Pernah waktu itu Saya ulik, jadi lagunya, konon ngambil dari Prince “anjing ini Prince dimananyah?!” . mereka ngambil dari artis-artis motown tapi kok gandeng gini? Hahaha.  Nah coba Lu perhatiin ada perubahan sejak ‘92, kata Hank Shocklee (The Bomb Squad), beatmaker nya PE. Kata dia gara-gara ada UU sample dia mulai bikin musik PE kaya sekarang. Nah yang Gua heran.. Itu si Madlib ama Jay Dilla itu gimana itu anjing Hahaha! Apalagi si Madlib sampling Aretha franklin aja udah jadi masalah tuh sebenernya..
Oh iya, si Dangermouse aja kena masalah tuh yang ama Beatles dan Jay-Z ya? Makanya si Jay Dilla yang album remix Beach Boys (Beach Boys VS J DIlla: Pet Sounds In The Key Of Dee) Itu Gua curiga juga kok dia ga kena masalah ya..
Gue curiganya sih itu album bootleg. Ato unreleased Cok..
Tapi Madlib yang Shades Of Blue (sampling band-band jazz Blue Note records) gimana tuh..
Oh itu kalo gue ga salah dia emang disuruh Blue Note recordsnya nge remix lagu-lagu jazz di katalog mereka. Ohh bisa jadi ada kerjasama ama records itu, cuma yang laen-laen nya nih gue ga tau ko mereka ga kena parah juga ya, padahal si J Dilla tuh sample nya layer-layer vokal. Nah mereka tuh kan perkecualian, cuma 1-2 beatmaker yang bisa kaya gitu sekarang-sekarang.  Sisanyamah semejak ada UU sampling itu jadi makin parah anjing teh Hahaha. Album paling parah PE itu yang setengahnya live..
Wah itu butut pisan.. Iya! anjing itu butut pisan (banget) anjing hahaha! Itu live lagi, bututnya astagfirrullah.. Kok PE bisa sebutut itu! Ada juga yang ngakalinnya kaya Dalek, dia sampling-sampling tapi trus dimasukin synthe, segala macem, jadi  keluarnya udah kaya Fennesz suaranya, udah ambience. Trus sampling ulang, sampling nya juga yang aneh-aneh kaya My Bloody Valentine, Faust…
Lu sendiri kemaren pas album Illshurekshun (Homicide) sampling dari mana aja? Banyak.. Tantang Tirani kan kebaca pisan itu Godflesh pisan.  Megatukad juga horn section nya ngambil dari Curtis Mayfield. Dari RnB, Motown, sampe metal juga ada disitu. Gua nyample Rarth juga ada. Cuman ga akan ketauan sih. Ada yang ketauan pisan tapi ahh anjing da orang juga ga akan nge-sue masalah copyright gitu, aman-aman aja kalo Gua sih. Buat kita-kita mah ya hajar-hajar ajalah. Semua source nya banyaknya dari CD, kalo plat jarang. Gua ga parah soalnya koleksi platnya. CD langsung masuk CDJ, trus masuk sample .
Lirik-lirik di lagu Lo pernah menjadi masalah ga? Oh banyak.. Banyak orang jadi ga suka ama Gua trus posting-posting di website mana gituh, Cuma ya itu hak dia, biarin aja. Cuma kalo udah ngegganggu, kaya misalnya email-email gelap, sms, ato posting di website Gua, ya Gua Tanya lagi, ajak diskusi, debat. Soalnya di lirik tuh keliatannya kan kaya Gua ga suka sama seseorang. Ada beberapa nama yang kalau dijadikan metafora cocok untuk mendeskreditkan sesuatu, tapi bukan untuk mendeskreditkan seseorang, karena emang metafornya seperti itu. Kaya yang lirik Harry Roesli itu bukannya Gua ga respect sama Almarhum, tapi dipakai untuk analogi. Layala (anak Almarhum) juga ga ada masalah, Cuma orang-orang banyak yang liatnya gimana gituh.
Kalo soal name-dropping dan analogi di lirik emang dikonsep? Iya. Soalnya kalau mau menjelaskan sesuatu pakai kata-kata itu panjang, kalo pake analogi kan cepet. Kaya misalnya yang “Lupakan Columbus karena Bush dan Nike telah menemukan Amerika”, jadi yang mendeskripsikan Amerika sekarang udah bukan Columbus, tapi korporasi. Kaya yang name drop si Itang Yunaz juga bukan berarti ga suka, tapi analogi aja.Kaya yang sepanas lubang anus kalian disodomi oleh korporat tanpa pelumas atau dengan populasi MC yang lebih padat dari Cicadas kan kita sama-sama tahu Cicadas padat, jadi analogi-anlogi kaya gitu tuh membantu banget.
Icon yang paling berpengaruh dalam hidup kamu yang semasa hidupnya banyak dibenci orang? Tan Malaka. Pada jamannya, selama hidup dia gak disukai semua orang. Diburu sama semua orang dia komunis tapi ga suka sama komunis partai, apalagi yang non- komunis.  Sukarno juga sebenernya ga suka sama Tan Malaka. Dari sayap kanan, kiri, tengah ga ada yg suka, soalnya dia emang slonong boy, kumaha manehna weh (gimana dianya aja) tapi rock ‘n roll. Apalagi kalo Lu baca cerita-cerita unpublishednya yang terakhir di Tempo. Itu brutal pisan. Anjing, Che Guevara tuh gak ada apa-apanya! Apaan Che Cuma travel ke-3 negara ini berapa puluh Negara. Parah ni orang! Udah selayaknya dapet kredibilitas, emang hidupnya juga udah iconic . nyamar gituh, sampe orang ga ada yang tau mukanya kaya apa.
5 orang yang Lu paling ga suka siapa? Ya yang pasti mah kalo ditanya sekarang gua bakal jawab Aburizal Bakrie. Aing ngewa pisan ka jelma eta. Haha. Pokoknya untuk saat-saat ini mah beberapa elit nasional yang emang menyebalkan di TV. Tapi pada dasarnya Gua emang ga suka sama banyak orang, pada dasarnya yang nomer satu itu adalah Aburizal Bakrie. Kedua Megawati. Ada juga orang-orang yang bertanggung jawab atas banyak hal, tapi orangnya udah ga ada, kaya Suharto. Oh iya, Muchdi PR. Ga personal sih, Cuma secara politis. Kalo buat Gua band yang tai itu Cokelat. Dulu prasaan ga ngewa-ngewa (Nyebelin) amat gituh kok jadi absurd gitu nasionalismenya, biasa-biasa ajalah, kaya kebanyakan ikut paskibra. Kok nasionalisnya irasional gitu yah? Kalo kaya band-band pasca Peterpan mah gausah disebut lagi, orang-orang juga udah pada tau mereka jelek. Kaya ST12 gitu Tapi kasian juga band-band kaya gitu… Soalnya mereka emang  niatannya pengen jadi band jelek. Siapa yah… SYAIFUL JAMIL! Saking sebelnya jadi lucu hahaha.. Kalo cokelat mah ga LUCU anjist! Haha.. Kalo Syaiful Jamil mah lucu!
Rencana kedepan dengan “kendaraan” baru Lo, Trigger Mortis? Musiknya Trigger tuh beda ya, kalo Homicide sampling yang dominan, kalo Trigger pake instrument analog. Secara lirik juga beda sih. Bentar lagi kita mau karantina, buat album, tapi Cuma 6 lagu, kaya album-album jazz klasik kan isinya Cuma 6 lagu.
Last words..? Mmm.. Apa ya.. Tapi bener kok.. Bener kok Cokelat jelek! Hahaha!

Kamis, 16 Oktober 2014

Brad ini dia lirik lagu EYEFEELSIX.

EYEFEELSIX - OBITUARI Lingkaran setan dengan rima tuhan, posse cut bancakan/Mayoritas dari kalian hanya moron dengan rima bajakan/menghasilkan lawakan berkalang beat pecun murahan/lebih banyak dari bekas bacokan di badan preman prapatan/MC kolektor deodoran/ kotoran kuping sepadan/kalian dan hiphop adalah Newmont dan air pancuran/setiap satu MC gas pol lahir di jalan/ribuan polutan seperti kalian meruyak ke permukaan/lupakan sound MPC/ ini era RBT/era MC ringtone seperti kalian rela meng-oral kontol para MD/laten serupa Lapindo dan penyangkalan Bakrie /dengan politik nasionalisme usang serupa Pandji/taji sampah komentar blog/ parodi serupa punk dan mohawk/serupa sosialite urban membutuhkan botox/mengganti boombox dengan autotune dan keyboard rhythm/patetik abadi lebih kekal dari lokalisasi serupa Saritem/MV & Eyefeelsix, microphone kausa prima/props pada FAB, bomb dinding Bandung! persetan Dada Rosada/neraka paradoks serupa polisi mengedar ulang ganja/Serupa ormas cinta damai yang menabrak Tisna Sanjaya/

Selasa, 14 Oktober 2014

Sepatu HRCNxEYEFEELSIX

sneakers-sepatu-eyefeelsix 

Koleksi dari merchandise Eyefeelsix, sebuah kolaborasi dari clothing HRCN x EYEFEELSIX dengan nama “The Illmortality Shoes”

EYEFEELSIX Hiphop

Musik Hiphop bagi band asal Bandung Eye Feel Six ini, bukan hanya sekadar berbicara soal perhiasan mewah, perang antar geng, atau tentang fashion dan gaya hidup mentereng. Bagi mereka ekspetasi hiphop itu sendiri adalah musik sebagai propaganda yang berisi kritik sosial secara personal, serta salah satu bentuk perlawanan terhadap pola industri musik sekarang ini. Dan di bulan Agustus kemarin, bertepatan dengan hari jadi nya yang ke-13 grup hiphop ini merilis album yang kedua, yang diberi judul “Illmortality”. Okay, ini dia interview  dengan anak-anak Eye Feel Six.
Haloo Eye Feel Six selamat hari jadi yang ke-13 yah. Ada berita terbaru apa yang lagi hangat di grup hiphop ini ?
Wuzz up…. Terima kasih. Yang pasti sih kita rilis album ke-2 kita ILLMORTALITY, dan promo album.
Package bundle untuk album baru kalian yang dirilis oleh Grilmloc Records disambut positif oleh banyak orang, dan kabar nya album baru kalian laku terjual 300 CD keping dalam waktu sehari. Bagaimana tanggapan kalian ?
Di luar dugaan sih….terimakasih aja buat rekan-rekan yang sudah mengapresiasi karya kita….respect…
Jika ada yang belum dengar album ini, apa yang membedakan album baru kalian “Illmortality” dengan album sebelum nya “Pain Per Hate” ?
Yang kentara sekali mungkin dari sisi music lebih kental nuansa boombapnya.
Apakah album ini masih menampilkan kolaborasi lintas genre seperti album sebelum nya ? Yang memasukan musik tradisional Sunda ?
kalo lintas genre iya, karena kita ada colab sama vocalis Burger Kill, Vocalis Outright, gitaris Jeruji Andre, dan gitaris Hellbeyond….klo dengan music tradisional tidak ada.
Siapa saja musisi yang terlibat di album baru kalian ini ?
Sebagian sudah disebutkan diatas, yg lainnya kita ada colabs di lagu Anthem bareng : Sarkasz  ( HOMICIDE RIP ), Antzkilla (RUN BDG ), DULE (DHC ), T-Joy, Junk-D, Bucu, Atrok, Ji$m, dan Morgue Vanguard di Bonus track.
Oh iya di bulan September ini kalian berencana melakukan tur Jawa-Bali yah ? Kota mana aja yang akan disinggahi?
Mudah-mudahan kalau tidak aral melintang kita akan mulai tour kita di Denpasar  tgl 19, di Singaraja Tgl 20, kemudian di Yogya tgl 5 Oktober, 6 Oktober Wates, kemudian terakhir Di Bandung buat tanggal nya belum fix kalau yang di BDG, itupun mungkin masih ada tambahan beberapa kota yang saat ini masih dalam tahap negoisasi.
Seberapa besar komunitas hiphop di Bandung sekarang ini ? Dan bagaimana perkembangan nya ?
Kalo di kota Bandung sih belum sebesar komunitas metal ….tapi pergerakan sih terus berjalan, banyak group- group baru muncul dan membuat karya.
Musik hiphop bagi Eye Feel Six sendiri bukan hanya sekedar penampilan yang bling-bling atau atau sekedar fashion. Seperti apa sebenarnya nya hiphop itu bagi kalian ?
Music hiphop buat kami seperti “ tong sampah” buat ngeluarin apa yang kita rasakan tanpa ada orang lain yang membatasi.
Beberapa lagu dari Eye Feel Six sangat kental dengan ‘perlawanan’ dan bercerita tentang sosial politik masyarakat sekarang ini, apakah ini sangat efektif ?
Sebenernya lirik-lirik kami kalo di teliti sih banyak berbicara tentang kehiduapan kita sehari-hari, yang kebetulan kehidupan itu berada di negeri yang sedang sakit ini…..minimal efektif buat diri kita sendiri untuk bisa tetap  bisa bertahan di negeri ini….
Apa yang terjadi dengan negara Indonesia sekarang ini dalam pandangan kalian ?
Negeri  ini butuh pemberontak bukan aparat dan pejabat yg selalu menjilat, tapi di negeri ini, para pemberontak di brangus tapi para penjilat di lindungi. ya begitulah yg terjadi kira-kira.
Apa yang harus di perbaiki di negara ini ?
Terlalu banyak untuk di sebutkan….
Percaya tidak bahwa musik bisa mengubah dunia ?
Tidak.
Seberapa besar pengaruh musik hiphop di era 90an bagi kalian ? Dan siapa grup hiphop / rapper yang mempengaruhi nya ?
Sangat berpengaruh besar ,karena emang kita tumbuh berkembang di era itu, group era itu yg banyak sekali mempengaruhi  kita, salah 4nya diantaranya House of Pain, ONYX, Cypress Hill, Organized  Konfusion dll
7 Album versi kalian yang wajib di rekomendasi kan ?
1. ILL BILL VS DJ MUGGS  “KILL DEVIL HILL”
2. NON PHIXION “ THE FUTURE IS NOW”
3. DEAD PREZ “LETS GET FREE”
4. SNOWGOON “DYNASTY”
5. ILLMORTAL TECHNIQUE “ THE 3rd Word”
6. LACOKA NOSTRA “MASTER OF THE DARK ART “
7. ILL BILL “GRIMY AWARD”